Pelaksanaan Temilnas Padang 2025, Sampai Jumpa Di Semarang pada Temilnas 2026!

Foto-Padang

Padang– Ikatan Psikologi Sosial (IPS) bekerja sama dengan Departemen Psikologi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) Universitas Negeri Padang (UNP) resmi menyelenggarakan Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) XIV Ikatan Psikologi Sosial 2025 pada tanggal 27-28 Agustus 2025, bertempat di UNP Hotel & Convention.

TEMILNAS IPS ke-14 ini mengambil tema Psikologi Sosial di Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Interaksi Manusia? Menghadirkan sejumlah keynote speakers dan Inivited symposium. Adapun keynote speakers adalah: (1) Fadly Amran (Walikota Padang dengan materi berjudul “Padang Smart City: Connecting People and Technology for A Better Life”; (2) Prof. Minoru Karasawa (Nagoya University, Japan) membawakan topik “Psychological Foundations of Social Division Implications for the Digital Age”; dan (3) Dr.Mardianto, S.Ag., M.Si. (Kepala Departemen Psikologi FPK UNP) dengan materi berjudul “Pengaruh personalisasi AI terhadap identitas dan interaksi online”.

Sementara itu invited symposium adalah: (1) Prof.Hamdi Muluk (Universitas Indonesia); (2) Whinda Yustisia, Ph.D. (universitasI ndonesia); (3) Subhan El Hafiz, Ph.D. (Universitas HAMKA); (4) Haidar Buldan Thontowi, Ph.D. (Universitas Gadjah Mada); (5) Dr. Joevarian Hudiyana (Universitas Indonesia); (6) Dr. Ahmad Naufalul Umam (Universitas Mercubuana); (7) Muhammad Akhyar, M.Si. (Universitas Pancasila); dan (7) Dr. Rakhman Ardi (UniversitasAirlangga).

Dalam laporannya Ketua Pelaksana, Aflah Zakinov, M.Si.menyatakan bahwa TEMILNAS IPS ke-14 diikuti oleh 150 peserta dan 92 presenter yang berpartisipasi secara luring maupun daring. Ia juga menyatakan bahwa pelaksanaan TEMILNAS IPS ke-14 ini juga melibatkan Departemen Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Departemen Psikologi UPI YPTK Padang.

Pada penutupan Temilnas IPS Padang, diumumkan pelaksanaan temilnas IPS tahun 2026 akan dilaksanakan oleh Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Sampai Jumpa di Semarang tahun depan!

(Source Berita: Instagram Universitas Negeri Padang)

Pelaksanaan Workshop Perancang dan Fasilitator Pengembangan Komunitas kerja sama dengan UNDIP

Pelatihan-PFPK-2025

Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro bekerja sama dengan Ikatan Psikologi Sosial (IPS) telah menyelenggarakan Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Skema Perancang dan Fasilitator Pengembangan Komunitas sebagai bentuk persiapan sebelum pelaksanaan uji kompetensi. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 14 Agustus 2025 melalui media zoom meeting. Pelatihan dimaksudkan sebagai Upaya membekali dosen dan meningkatkan kompetensi peserta dalam memahami bagaimana perancangan dan menjadi fasilitator dalam sebuah intervensi komunitas. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, selain menjadi peningkatan kompetensi, juga bisa menjadi syarat untuk mengikuti uji kompetensi yang akan diselenggarakan oleh Tempat Uji Kompetensi (TUK) Sewaktu Fakultas Psikologi Undip bekerja sama dengan LSP Psikologi Indonesia.

Pelatihan diikuti oleh 13 dosen Fakultas Psikologi Undip dengan menghadirkan Dr. Retno Hanggarani Ninin, M.Psi., Psikolog sebagai narasumber. Beliau adalan pengurus IPS dan dosen Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran. Materi yang diberikan berfokus pada penguatan kompetensi inti yang sesuai dengan unit-unit dalam skema Perancang dan Fasilitator Pengembangan Komunitas, yaitu: (1) Menganalisis Permasalahan Komunitas; (2) Melakukan Konsultasi Program Intervensi Komunitas; (3) Melakukan Intervensi Psikologi Sosial; dan (4) Melakukan Evaluasi Program Intervensi Komunitas.

Melalui kegiatan ini, para dosen memperoleh bekal praktis dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program intervensi berbasis komunitas sesuai standar kompetensi yang berlaku. Pelatihan tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga berjalan interaktif dengan diskusi dan pemberian tugas kelompok yang dipresentasikan oleh peserta. Pelatihan dan uji kompetensi menjadi salah satu cara mewujudkan peningkatan kapasitas dosen dan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) fakultas, khususnya terkait pengakuan kompetensi profesional dosen dan kontribusi pada masyarakat.